jerJerawat tidak hanya menjadi masalah besar bagi mereka kaum hawa tetapi juga kaum adam. Ada banyak macam jenis jerawat yang kerap kali melanda, seperti jerawat biasa, batu, juvenil, dan nitrosica. Namun, apapun jenis jerawat yang dialami selain disebabkan oleh keseringan mengkonsumsi makanan banyak mengandung minyak juga pemakaianan bedak atau kosmetik yang berbahaya serta polusi yang menempel tidak terbersihkan dengan baik. Berkaitan dengan masalah tersebut, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan, sebagai berikut:

Secara medis

Perkembangan teknologi yang semakin modern membuat perawatan wajah berjerawat relatif mudah dilakukan, seperti:

  • Facial

Boston-Facial-Courses1Facial merupakan salah satu cara perawatan wajah seperti menggunakan masker sehingga dapat membuat otot-otot wajah menjadi terasa rilek. Dalam perawatan ini, pasien bisa memilih jenis facial acne treatment yang fungsinya ialah untuk mengatasi masalah jerawat. Biaya facial juga relatif terjangkau hanya sekitar 100-200 ribu rupiah (sesuai dengan kebijakan klinik).

 

 

  • Mikrodermabrasi

mikrodermabrasion-gesichtsbehandlungMikrodermabrasi merupakan teknik pengelupasan terhadap kulit wajah guna merangsang pertumbuhan epidermis kulit selanjutnya. Teknik tersebut menggunakan suatu alat khusus dan serbuk kristal halus sehingga penganggaktan sel-sel kulit wajah yang sudah mati menjadi lebih maksimal. Beruntungnya perawatan mikrodermabrasi tidak menimbulkan rasa sakit sehingga pasien sangat merasa nyaman ketika melakukan perawatan.

 

  • Laser

LaserColLaser juga menjadi solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah jerawat. Perawatan laser juga menggunakan teknologi canggih di mana fungsinya untuk menghandurkan lapisan kulit yang paling luar sehingga jerawat bisa diatasi dengan seketika. Namun, karena alat yang digunakan bekerja dengan ekstrim hal tersebut dapat mengakibatkan kulit wajah mengalami iritasi ringan.

 

 

Secara alami

Siapa bilang cantik hanya bisa diperjuangkan dengan biaya mahal. Cantik juga dapat diwujudkan asal ada kemauan. Intinya, jerawat yang membandel pada permukaan wajah tidak hanya dapat disembuhkan menggunakan teknologi canggih, tetapi juga dapat diatasi dengan bahan-bahan alami seperti di bawah ini:

  • Pepaya

pepaBuah pepaya kaya akan vitamin A dan C. Selain bagus bagi sistem pencernaan juga baik untuk mengatasi masalah jerawat. Pilih buah pepaya yang sudah matang dan segar, kupas & cuci bersih, lalu haluskan. Setelah selesai, Anda lumatkan pada wajah, tunggu lebih kurang 30 menit bilas dengan air hangat. Lakukan perawatan ini minimal 2 kali dalam seminggu untuk hasil terbaik.

  • Madu

maduMadu mengandung asam nukleat yang dapat menjaga keelastisitasan kulit. Tak heran bila madu juga diyakini dapat mengatasi masalah jerawat, baik itu jerawat biasa maupun jerawat parah. Langkah untuk membuat madu sebagai masker di wajah, terlebih dahulu Anda harus membersihkan wajah dengan air hangat agar pori-pori wajah menjadi terbuka. Kemudian lap dengan handuk lalu oleskan madu secara perlahan. Setelah kering, segera cuci dengan air bersih. Aplikasikan perawatan ini minimal 2 kali dalam seminggu agar hasilnya maksimal.

  • Putih telur

masker-putih-telurPutih telur memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Sebelum dijadikan masker, hendaknya wajah dicuci juga dengan air hangat agar memungkinkan protein telur masuk ke dalam lapisan kulit. Sekedar saran, sebaiknya gunakan putih telur yang berasal dari ayam kampung agar khasiatnya lebih efektif.

Perawatan wajah yang dilakukan untuk mengatasi kulit berjerawat baik secara medis maupun non medis pada dasarnya merupakan cara yang baik. Akan tetapi, perawatan secara medis yang relatif lebih cepat terlihat hasilnya memiliki resiko lebih tinggi karena menggunakan alat khusus yang diharuskan bekerja secara ekstrim terhadap kulit wajah.

high heeelsBanyak hal yang dapat dilakukan oleh para wanita untuk membuat penampilan menjadi menarik, salah satunya menggunakan high heels. Menggunakan high heels memang relatif menunjang penampilan, lihat saja bagi mereka yang memiliki tubuh sedikit pendek bisa terlihat lebih tinggi (sesuai dengan tingginya high heels) yang digunakan. High heels bukan hanya menjadi pakaian sehari-hari bagi mereka yang bekerja, melainkan juga mereka yang mengikuti haya hidup modern. Bahkan, tidak sedikit wanita mengoleksi high heels baik itu dari berbagai merk, ketinggian, maupun motif. Perlu diketahui, menggunakan high heels secara berlebihan memiliki banyak resiko, di antaranya:

Varises

varises

Munculnya urat-urat kecil dan besar tepatnya di belakang lutut itulah salah satu ciri dari varises. Varises merupakan pembuluh darah balik yang timbulkan oleh penggunaan high heels secara berlebihan, di mana otot-otot kaki menjadi tegang dan peredaran darah tidak lancar. Selain merusak penampilan, timbulnya varises juga dapat menghambat karir. Benarkah? Contoh, Ketika akan mendaftar menjadi seorang abdi negara, maka hal pertama yang harus dilewati adalah kesehatan tahap l atau kesehatan bagian luar salah satunya kesehatan kaki. Jika terdapat varises pada kaki bukan tidak mungkin hal tersebut bakal menjadi kendala untuk bisa lolos pada seleksi tersebut.

Bunions

bunions

Penggunaan high heels yang secara berlebihan juga dapat memicu timbulnya resiko bunions. Bunions adalah sejenis penyakit tulang yang menonjol pada bagian jari-jari kaki. Terlebih lagi bila high heels memiliki bahan dasar yang keras dan runcing, resiko bunions relatif lebih cepat menjadi. Bahkan, bunions terkadang menyebabkan rasa sakit dan nyeri yang berlebih ketika menggunakan high heels dalam waktu lama sehingga tidak merasa nyaman untuk terus mengenakannya. Bunions tidak mudah untuk disembuhkan bahkan baru akan mulai pulih sekitar 6-8 minggu setelah penggunaan high heels diberhentikan.

 

 

Hyperlordosis

hySecara sederhana hiperlordosis adalah perubahan bentuk pada tulang belakang. Bentuk tubuh yang tadinya tegap lurus akan berubah cenderung ke depan karena penggunaan high heels yang relatif menekan. Gejala utama yang umumnya dialami adalah sakit pinggang dan bokong. Meskipun hyperlordosis tidak nampak secara cepat seperti halnya bunion, akan tetapi resiko tersebut bisa datang di kemudian hari setelah bertahun-tahun menggunakan high heels. Jika terjadi hal demikian, bukan tidak mungkin akan sulit dipulihkan kembali seperti bentuk tubuh sebelumnya. Ingat, masalah kecil yang sering kali disepelekan bukan tidak mungkin akan membahayakan kesehatan di masa depan.

 

 

Menggunakan high heels memang terlihat lebih profesional ketika bekerja sehingga hal tersebut mampu meningkatkan rasa percaya diri. Sementara bagi mereka yang mengikuti trend terkini akan terlihat lebih fashionable. Namun, untuk menghindari resiko-resiko yang merugikan seperti di atas, tentunya harus cerdas memilih high heels yang tepat. Misal, pilih high heels berbahan dasar lembut dan sedikit lebar pada bagian depan sepatu.